gambar

gambar
Ardiansah

Rabu, 28 September 2016

Rindu Bukan Hanya Milikmu

Tak sempat berbicara kepadaku
Tak bisa melihat langsung
Tak tercapai oleh tangan yang pendek
Tidak bisa terbuat menjadi rumah

Kadang aku sadar
Mengapa rumput lebih hijau setelah dipupuk
Ada apa dengan di Amerika utara
Dapatkah aku menghitung jarimu
Pantaskah aku disini
Aku tidak suka kamu
Hanya taruhan perasaan

Kadang bangun membuka mata uang
Sementara sejuta lainnya sudah diperkirakan
Tapi tidak terbuat oleh apapun
Hanya penyesalan semata
Tidak berusaha kiramu berbeda
Kamu kutunggu disini

Hujan di Pagi Hari

Syahdu pagi ini
Tiada burung berkicau
Tiada suara ayam berkokok memecah kesunyian
Hanya seberkas suara hujan membawa sejuta pesan
Semua mengatur kesetimbangan makhluk
Setelah beberapa lama kerontang

Seorang anak berjalan sendiri ke sekolah
Tidak ada patung dan menjadi kaku
Seakan semua nyata

Seorang ibu tidak mampu meraih
Hanya sejenis tongkat dari plastik
Barang yang tidak terlihat manusia biasa

Begitu mereka melihat
Tidak saling kenal
Bahkan membau
Sama sekali
Buta fana
Entah

Sampah yang terhormat memang bukan di mulut ratu
Apalagi di mulut seekor serigala atau singa
Hanya rakyat jelata

Tangisan bayi tidak memilukan
Tidak pernah menjadi beban
Keluarga bukan seperti ibu
Hanya orang tua

Angin dapat membalas pohon rambutan di pinggir sawah
Petir menyala meninggi bambu
Rumput mulai menggunung menutup ilmu
Aku penat
Tidak ada rumah

Matahari sudah lupa orbit
Tidak pula gerhana.
Hanya bodoh yang tahu jalan
Bukan menunjukan tapi menuju sana
Tidak berlebihan kebenaran
Bukan sampai ke ibadah
Tidak berlebihan kebenaran